Alasan Konyol Cowok Menolak Skincare-an. Padahal kan Bikin Cakep~

cowok-menolak-skincare-an cowok-menolak-skincare-an

Skincare atau perawatan kulit terutama wajah memang sering diasosiasikan dengan hawa. Padahal saling menolong bagi hawa atau maskulin, merawat kulit atau skincare-an juga nggak kalah bermaknanya lo. Nggak ada tidak kembarnya seperti mandi atau keramas setiap hari. Kan tujuannya untuk menjaga kulit tetap bugar dan ceria.

Nggak saja kusam, kulit yang terpapar cahaya matahari, polusi dan radiasi tanpa proteksi bisa terkena penuaan dini bahkan kanker.  Namun, karena belum dianggap biasa maka masih ada aja cowok yang beraliran anti skincare-skincare club dan memkendatikan kulitnya tanpa perawatan dan proteksi. Apa nggak serem?

Selain hubungan skincare dan cowok terkadang belum dianggap familier bagi sebagian orang, ternyata masih ada bukti konyol lain yang bikin cowok menolak merawat kulitnya. Duh, apa sajakah itu?  Mari kita lihat berbagai buktinya di bawah ini!

1. Alasan  klasik, masih ada yang anggap skincare-an merupakan tugas cewek doang

Mindset seperti ini yang perlu dibenahi. Merawat tubuh dan juga kulit merupakan tugas bagi semua manusia yang memiliki kulit doyan membantu cewek maupun cowok.

Keberlimpahan kulit lanang malah cenderung berminyak dan berpori-pori besar sehingga potensi untuk menempelnya kotoran menjadi lebih besar pula. Apabila dibiarkan, maka bisa jadi kulit menjadi timbul jerawat, kusam dan lain-lain.

Nggak lucu dong, kalau kita menolak menyelesaikan masalah kulit belaka karena dalih nggak logis tersebut. Padahal kalau jadi wajah jadi ganteng, pastinya orang senorang akan ikut seneng kan?

2. Udah pengen skincare-an eh terhalang gengsi. Rasanya malu setara teman ????

Alasan kedua yang nggak logis, namun nyatanya masih sering terjadi. Nggak memungkiri memang masih berlipat-lipat teman-teman di luar sana yang miliki pemikiran yang bersenjang tentang cowok yang rajin skincare-an. Bahkan parahnya lagi kalau sampai menyamakan dengan banci dan lain-lain ????

Padahal nih menggunakan skincare itu hebat sekali manfaat, bahkan selain dari sudut pandang estetika maupun kemembaikan. Contoh, khilaf satu unsur skincare yang berpengaruh yakni SPF pada tabir surya terbukti bisa lindungi kamu dari kanker kulit. Skincare juga bisa mendetoks wajah dari polusi Buas agar tidak mengalami penuaan dini.

Namun, kembali lagi nggak semua orang mau mengerti dan malah judge seenaknya. Sudah, kalau bertemu teman atau orang seperti itu sebaiknya tidak usah didengarkan. Daripada kulit kita rusak karena gengsi, lebih baik ikuti yang loyal!

3. Malas ribet. Ya kalau ini sih bisa terjadi atas siapa saja seloyalnya~

Perlu dikeingati kalau ungkapan “menjadi glowing itu perlu jalan” merupakan nyata adanya. Kita perlu mau menerima kalau semua-muanya memang perlu jalan, bahkan orang yang terlahir dengan kulit bagus pun juga perlu dirawat.

Nah buat kamu yang berargumentasi nggak mau karena ribet, coba deh dipikir lagi, ini semua untuk ketidak sombongan siapa? Ya diri sendiri lah! Toh kalau diri sendiri jadi ganteng juga nggak ada ruginya, malah bisa juga tambah kepercayaan diri.

Lagipula, basic skincare itu nggak ribet kok, yang berharga cuci muka, gunakan pelembab dan juga tabir surya. Baru seterusnya gunakan produk lain jika dirasa perlu.

4. Terakhir, sudah ada niat tapi akhirnya bingung harus pakai produk apa. Ah udahlah, jadinya seadanya aja…

Nah ini juga yang sering jadi argumen cowok untuk mundur terus sebelum merambah dunia skincare. Bingung senorang mau pakai apa dan mulai dari mana, mau sharing-pun juga nggak bisa.

Pada poin sebelumnya sudah dijelaskan bahwa dasar skincare yakni cuci muka, gunakan pelembab dan juga tabir surya. Tapi nggak bisa memungkiri kamu juga kudu mengenal kulitmu sendiri agar bisa menentukan merek dan perawatan seperti apa yang cocok untuk kulitmu.

Contohnya nih, kulit  cenderung acne prone dan maka belilah produk yang memang punya klaim untuk meredakan jerawat seperti memiliki kandungan vitamin C. Kalau punya kulit yang cenderung Bersih maka pilih produk yang melembabkan, seperti memiliki kandungan aloe vera, oatmeal, beras dan lain-lain.

Intinya kita jangan lesu untuk mencari pengepahaman dan mengepahami keadaan badan kita senbadan. Demi wajah yang glowing jangan lah lesu-margumen~

Yah itu tadi jumlah hal yang sekiranya menjadi bukti-bukti nggak logis yang bikin jumlah cowok menjelma menjadi golongan anti skincare. Padahal memiliki kulit yang sembuh nan indah adalah hak semua orang berkenan membantu bagi cewek maupun cowok.

Yuk kita rawat kulit yang kita miliki, jangan ada kata gengsi lagi ya. Kan kalau kulit wajah dan tubuh mulus terawat, jadi lebih senang dan semangat juga kan rasanya? ????