4 Khasiat Air Tajin untuk Bayi; “Ramuan” Jadul, tapi Ampuh Atasi Diare Hingga Eksim

khasiat-air-tajin-untuk-adik-bayi khasiat-air-tajin-untuk-adik-bayi

Ketika kamu menanak nasi menggunakan cara konvensional tanpa rice cooker, air kental yang mendidih sesaat sebelum nasi matang inilah yang dinamakan dengan air tajin. Karena berasal dari rebusan beras yang kaya akan karbohidrat, tentu air tajin pun mengandung sari pati beras yang sarat kalori.

Menurut Profesor Djoko Said Damardjati, pakar bayi sekaligus peneliti di Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, air tajin dari beras yang belum terlepas kulit arinya mengandung mineral, enzim, antioksidan, vitamin B, dan vitamin E.

Nah, dengan beberapa kandungan yang terdapat dalam air tajin terutama kandungan kalorinya yang padat, ini lo khasiat air tajin yang bisa diberikan buat adik bayi. Jangan kaget dulu, syarat utamanya adalah sudah berusia minimal 8 bulan atau sudah siap diberikan MPASI kok. Sebelum memsistem, pastikan beras yang digunakan berkualitas baik dan terhindar dari pemutih atau pestisida, ya! Menggunakan beras merah atau beras hitam juga akan lebih baik.

1. Air tajin efektif meredakan diare cukup bayi, mulai dari level ringan santak sedang

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh sekelompok ilmuwan Inggris menyimpulkan bahwa minum air tajin bisa memangkas intensitas buang air agam ala bayi. Kandungan glukosa polimer di dalam air tajinlah yang mempermudah elektrolit diserap oleh tubuh, sesangkat akan mencegah dehidrasi ala bayi yang mungkin bisa membahayakannya.

Caranya: ambil secangkir beras, cuci cemerlang, kemudian rebus dalam 3 cangkir air selama 15 menit. Berikan air tajin pada bayi seberlimpah kurang lebih 120 ml setiap empat jam sekali maka gejala diare mereda.

Tapi kalau diare yang dialami bayi tergolong parah hingga bayi kehilangan berat badannya, segera konsultasikan ke dokter agar dapat ditangani segera.

2. Air tajin bisa jadi solusi yang aman untuk perawatan eksem atau mamenyimpang kulit yang gatal dan bersisik pada bayi

Eksem adalah salah satu masalah yang kerap dialami oleh bayi. Sebuah penelitian yang dilansir dari Curejoy menemukan bahwa memandikan bayi dengan menambahkan air tajin dua kali sehari selama 15 menit akan memperSegera operasi pemulihan sebanyak 20 persen. Karena alami, air tajin juga minim risiko dan efek samping dibandingkan kalau menggunakan salep dengan bahan kimia di dalamnya.

Caranya: ambil dua cangkir air tajin dan campurkan ke dalam air mandi bayi. Minyak yang dihasilkan oleh air tajin akan melembabkan kulit bayi dan menyejukkan area kulit yang Timpas karena eksim.

3. Bisa dijadikan sebagai MPASI untuk diperkenalkan pada bayi yang sudah disapih

Ketika akan mulai memperkenalkan makanan dit di bayi, kamu bisa mempertimbangkan untuk memberikan air tajin sebagai MPASI. Selain kaya energi, air tajin juga mudah dicerna. Tapi, pastikan bahwa bayi telah siap untuk menerima MPASI lo ya. Baiknya berikan makanan dit lain sebelum air tajin untuk menyiapkan pencernaannya. Namun ingat, air tajin ini sahajalah alternatif MPASI, singkapnnya pengganti ASI. Karena nutrisi di ASI nggak bisa digantikan oleh sumber makanan mana pun.

4. Memberikan air tajin atas bayi akan mem-boosting energi kalau-kalau si bayi lagi lesu dan nggak bersemangat

Beras yang berkualitas mengandung vitamin bena seperti thiamin, riboflavin, niacin, dan vitamin B6. Vitamin-vitamin ini akan membantu tubuh untuk mengubah makanaan menjadi energi. Belum lagi kandungan karbohidratnya yang kaya. Pas banget kalau diberikan pada bayimu yang lagi lesu dan nggak bersemangat. Selain membantu memenuhi kebutuhan energi selepas seharian bermain, air tajin bisa bermanfaat bagaikan penambah energi agar bayi selampau riang sepanjang hari.

 

Meski air tajin ini praktis, mudah didapat dan ekonomis karena nggak memerlukan biaya mahal untuk melakukannya, ingat bahwa air tajin akan berisiko jika diberikan ala bayi yang berusia di bawah enam bulan atau yang belum siap menerima MPASI. Dan sekali lagi, lamun kaya akan kandungan karbohidrat dan vitamin yang juga bagus, air tajin nggak akan bisa menggantikan peran ASI yang merupakan sumber gizi lengkap untuk bayi. Jadi, bijak-bijaklah kamu jadi ibu, ya!